Biodataviral.com - Akhirnya kami tiba di ruang UKS, ruangan ini terdiri dari beberapa kamar yang tertutup, sehingga orang tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam. Wulan membawaku ke kamar yang paling ujung. Di dalam kamar itu terdiri dari 3 tempat tidur. Tiba-tiba Wulan mengunci pintunya.
“Lan, maksud kamu apa s..” belum selesai aku ngomong tiba-tiba Wulan mencium bibirku dengan lembut. Sambil tangannya meraba-raba tubuhku. Mau tak mau aku terangsang juga, tapi aku berusaha untuk mengendalikan diri.
“Kamu cantik Vit, aku suka kamu..” bisiknya kepadaku.
Rupanya Wulan benar-benar ada rasa denganku. Aku kaget juga, soalnya setahuku dia juga punya pacar. Tapi apakah dia seperti aku juga? Aku juga sering berfantasi dengannya, dan sekarang aku malah sudah berhadapan dengannya.
Aku tersenyum ketika dia akan mencium bibirku, aku balas ciumannya, akhirnya kita berciuman dengan agak liar, sampai akhirnya Wulan mendorongku ke tempat tidur. Wulan menindihku, payudara kami saling bertemu. Kemudian dia menciumku lagi, aku merasakan tubuh Wulan menggesek-gesek tubuhku, aku cukup terangsang saat ini, aku merasa vaginaku basah, aku lebih mudah terangsang bila dengan cewek. Aku peluk tubuh Wulan dan mencoba untuk membuka resluiting rok Wulan. Sedangkan Wulan masih menciumiku sambil mengelus-elus rambutku, rupanya dia sudah menantikan saat ini, ini dilihat dari nafsunya yang sangat tinggi.
Wulan kemudian melepaskan rok-nya yang sudah longgar, rupanya Wulan sudah tidak pakai celana dalam, kemudian aku lepaskan pelukanku. Dengan posisi Wulan berada di atasku, Wulan membuka satu-persatu kancing seragamku. Akhirnya seragamku lepas dan payudaraku menyembul keluar. Wulan kemudian melepaskan rok-ku, dan celana olahragaku, akhirnya aku telanjang bulat, dan benar vaginaku sudah basah oleh cairanku.
Wulan kemudian melepaskan seragamnya dan BH-nya, sehingga jadilah kami telanjang bulat. Wulan kembali menindihku sehingga payudara kami saling bertemu lagi tanpa halangan. Karena payudara kami sama-sama sudah tegang, maka Wulan agak kesulitan untuk menciumku, tapi akhirnya bisa juga. Wulan menggesek-gesekkan vaginanya ke vaginaku, sehingga aku merasakan kenikmatan, Wulan pun merasakan hal yang sama.
Aku hanya diam dan menikmati semua yang dilakukan Wulan. Wulan kemudian menciumi leherku, dan payudaraku. Dia menghisap puting susuku dengan lembut, kadang-kadang dia menggigitnya. Aku merasakan kenikmatan yang luar biasa saat itu. Kedua payudaraku dijilatinya secara rata dan di usapnya hingga putingku berdiri tegak.
“Ahh.. Ah.. Ahh..” aku mendesah karena nikmat yang aku rasakan.
Wulan kemudian turun lagi, dia menciumi perutku yang rata, menjilati pusarku, dan kemudian dia menjilati vaginaku. Wulan memasukkan jarinya ke dalam vaginaku dan mencari klitorisku, setelah itu dia menjilatinya. Aku merasakan sensasi yang luar biasa saat lidah Wulan menyentuh klitorisku, aku serasa melayang.
“Ahh.. Iya.. Disitu.. Aahh..” aku mendesah saat Wulan menggigit klitorisku. Tak lama kemudian aku orgasme, aku merasakan orgasme kali ini sungguh spesial, karena aku orgasme karena cewek. Rasanya sungguh nikmat dibandingkan dengan cowok.
Wulan kemudian bangun dan mengambil thermometer yang ada di ruangan UKS ini, Wulan memasukkan thermometer itu ke dalam vaginaku.
“Apa yang kamu lakuin?” protesku.
Tapi Wulan hanya tersenyum saja sembari tetap memasukkan thermometer ke dalam vaginaku.
“320 Celcius..” gumannya saat Wulan melihat penunjuk di thermometer, rupanya Wulan memasukkan thermometer ke dalam vaginaku hanya untuk mengukur suhunya, sialan batinku. Wajib baca!

0 Response to "Kisah Viral Double Penetrasi di Masa SMA 3"
Post a Comment